Internal SPPD/ESS SiteMap
PLN Wiki | Web Versi Lama

LAYANAN PRIMA

Dalam rangka peningkatan pelayanan dan sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan, perlu adanya suatu produk layanan yang dapat memnuhi kebutuhan spesifik masyarakat (pelanggan maupun calon pelanggan) yang ditawarkan dengan mekanisme tarif Multiguna.
1. NAMA PRODUK : LAYANAN PRIMA
2. TUJUAN :
2.1. Memberikan layanan pasokan tenaga listrik secara terus menerus dengan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang lebih baik dari TMP pada daerah layanan setempat, sesuai dengan ekspektasi Pelanggan atau Calon Pelanggan.
2.2. Meningkatkan pendapatan perusahaan melalui inovasi pelayanan di bidang keandalan pasokan tenaga listrik.
3. LAYANAN TAMBAHAN :
3.1. APP untuk pelanggan layanan Prima menggunakan kWh meter elektronik dengan kotak APP dibuat secara khusus (warna, bahan dan ukuran).
3.2. Sistim pembacaannya dengan AMR
3.3. Tidak dipungut biaya administrasi
3.4. Memperoleh kartu layanan/ID pelanggan khusus secara cuma-cuma
3.5. Mendapatkan layanan invoice (pemberitahuan besarnya rekening setiap bulan dikirim ke lokasi) secara Cuma-Cuma.
3.6. BP standar dapat diangsur maksimal dua belas kali angsuran bulanan, angsuran BP bulanan masuk dalam tagihan rekening pemakaian listrik bulanan.
3.7. Pembayaran rekening melalui :
i.  System in line PRAQTIS (melalui bank penyelenggara PRAQTIS)
ii. Auto debet/atm/kasir bank.
3.8. Memperoleh kartu ID-pelanggan secara gratis
3.9. Layanan pengaduan & loket/counter khusus (hot-line / account-executive) dan kunjungan pegawai pasca pengaduan ke lokasi pelanggan.
3.10. Layanan permintaan penyambungan serta pengaduan melalui telepon, sms dan internet.
3.11. Pelanggan mendapatkan fasilitas akses eksklusif di Website PLN (Unit terkait)
3.12. Pelanggan mempunyai account executive khusus
3.13. Informasi tagihan,pemadaman melalui sms,telepon, email
3.14. Audit energi akan diberikan secara Cuma-Cuma satu kali.
3.15. Pemegang kartu layanan/ID memperoleh discount pada tempat-tempat tertentu yang ada dalam kerjasama (akan diatur kemudian)
3.16. Asuransi santunan akibat musibah kebakaran yang disebabkan oleh hubungan singkat (akan diatur kemudian)
4. JAMINAN PLN :
4.1. Pelanggan atau calon pelanggan akan mendapat pasokan tenaga listrik secara terus menerus (tanpa padam) dengan TMP yang lebih baik dari TMP pada daerah layanan setempat atau sesuai dengan ekspetasi pelanggan atau calon pelanggan berdasarkan kesepakatan yang tercantum dalam perjanjian
4.2. Pelanggan atau calon pelanggan akan dipasok dari 2 (dua) sumber gardu induk atau trafo atau penyulang yang berbeda atau dengan tambahan fasilitas system yang lainnya sehingga diperoleh mutu dan keandalan yang lebih baik sesuai keinginan pelanggan atau calonpelanggan.
4.3. Pelanggan akan dibebaskan Dari load Curtailment maupun Load Shedding apabila ada kendala dalam system kelistrikan setempat
4.4. Apabila PLN tidak dapat memenuhi layanan sesuai kesepakatan/persyaratan dalam perjanjian maka pelanggan akan memperoleh potongan rekening listrik sebesar biaya keandalan dibebankan kepada pelanggan.
5. BIAYA :
5.1. BIAYA INVESTASI PENYAMBUNGAN
a. Pada dasarnya kebutuhan anggaran untuk investasi sambungan layanan prima di hitung secara terbuka/transparan dengan opsi bagi pihak pelanggan untuk mengadakan sendiri fasilitas yang diperlukan (kecuali alat-alat ukur dan pembatas agar tetap dari PLN)
b. Apabila fasilitas (bukan jaringan listrik dan gardu, misalnya UPS) untuk sambungan Layanan Prima tersebut diadakan oleh pembeli =maka setelah kontrak berakhir fasilitas tersebut menjadi mili pribadi.
c. Apabila fasilitas tersebut seluruhnya diadakan oleh PLN maka pelanggan atau calon pelanggan diberikan kesempatan untuk mengangsur secara bulanan maksimal dalam jangka waktu 5 (lima) tahun dan pembayarannya dilakukan bersamaan dengan pembayaran rekening listrik bulanan. Dalam hal ini pelanggan Prima diikat dengan perjanjian berlangganan minimal selama 5 tahun.
5.2. BIAYA PEMAKAIAN
Biaya pemakaian untuk layanan Prima terdiri dari :
a. Biaya pemakaian KWH
Perhitungan biaya pemakaian (Rp/kWh) layanan prima didasarkan pada aspek niaga yang sehat dan analisis yang transparan serta disepakati oleh pelanggan atau calon pelanggan dengan PLN unit terkait. Hasil kesepakatan biaya pemakaian minimal sama dengan biaya pemakaian untuk tarif multiguna Eksport sesuai golongan tariff TDL yang berlaku.
b. Faktor perbandingan harga WBP/LWBP : K = 1 (flat)
c. Biaya kelebihan kVArh (bila ada) dikenankan sesuai TDL yang berlaku, berdasarkan peruntukan tarifnya.
6. WAKTU PENYAMBUNGAN :
Penyambungan dilakukan dalam kurun waktu antara 30 (tiga puluh) hari sampai dengan 100 (seratus) hari setelah ditandatanganinya kesepakatan dan dilakukan pembayaran atas biaya penyediaan jaringan.
7. KWALITAS
7.1. Pasokan tenaga listrik dengan mutu tegangan dan frekuensi yang lebih baik dari TMP pada daerah layanan setempat.
- Standar tegangan untuk TR : 220 V / 380 V : + 5% - 10%
- Standar tegangan untuk TM : 220 V / 380 V : + 5% - 10%
- Standar frekuensi : 50 Hz (+ 1HZ, -0,5Hz)
7.2. Keandalan sesuai TMP yang ditetapkan dalam kesepakatan bersama antara pelanggan atau calon pelanggan dengan PLN
- Jumlah padam (kali/bulan) : adalah banyaknya kejadian gangguan padam yang dialami oleh pelanggan dalam satu bulan
- Lama padam (jam/bulan) : adalah akumulasi lama gangguan padam yang dialami pelanggan dalam satu bulan.
8. TARGET MARKET
8.1. Pelanggan atau calon pelanggan untuk golongan tarif Industri
8.2. Pelanggan atau calon pelanggan untuk golongan tarif Bisnis
9. MEKANISME PELAKSANAAN
9.1. Untuk setiap transaksi layananprima harus dituangkan dalam suatu perjanjian tersendiri yang sekurang-kurangnya memuat antara lain :
a. Tujuan perjanjian
b. Para pihak dalam perjanjian
c. Persyaratan kesepakatan
d. Harga yang disepakati
e. Hak dan kewajiban para pihak
f. Jangka waktu perjanjian
g. Sanksi
h. Penyelesaian perselisihan
9.2. Ketentuan teknis :
a. Batas daya dan alat pembatas daya yang dipasang mengacu pada ketentuan Edaran Direksi yang berlaku. Demikian pula ketentuan untuk system proteksinya.
b. Pengukuran pemakaian energi dan kelebihan pemakaian kVArh pada sambungan layanan prima dilakukan dengan meter kWh dan meter kVArh
9.3. Rekening listrik pelanggan layanan diproses sebagai berikut :
a. Apabila layanan PLN sesuai dengan persyaratan dalam perjanjian maka pelanggan layanan prima dikenakan biaya pemakaian sesuai butir 5.2
b. Apabila layanan PLN tidak sama dengan persyaratan dalam perjanjian maka diberlakukan ketentuan sebagai berikut :
i. Apabila layanan PLN lebih baik dari persyaratan maka pelanggan layanan prima dikenakan tambahan biaya minimal 10% dari biaya pemakaian sesuai dengan butir 5.2 dikalikan pemakaian energinya.
ii. Apabila layanan PLN lebh buruk dari persyaratan maka pelanggan layanan prima berhak mendapat kompensasi sebesar minimal 10% dari biaya pemakaian sesuai butir 5.2 dikalikan pemakaian energinya.
iii. Penambahan/pemotongan biaya pemakaian akibat dari tidak samanya layanan PLN dengan persyaratan dalam perjanjian, agar diperhitungakan dalam tagihan rekening listrik bulanan pelanggan layanan prima ybs.






Info Tagihan Listrik
Masukkan IDPEL anda
12 Digit (misal : 511010112345)
   
PT PLN (Persero)
Distribusi Jawa Timur
Jl. Embong Trengguli
No. 19 - 21
Surabaya - Indonesia
LIHAT PETA · ALAMAT AREA
 
Copyright @2009 PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR. All Rights Reserved. Original Design by template world